Home | Sitemap | Petunjuk | Hubungi Kami      
  

H A T I Y A N G T U L U S...

Wajahnya lugu. Sederhana. Tutur katanya simpatik. "Soal gaji sih terserah saja. Saya terima. Yang penting bisa kerja membantu Tuan dan Nyonya," ujar Yati. Sang majikan terkesan. Yati diterima  menjadi pembantu rumah tangga. Ia dipercaya. Kunci-kunci rumah dipegangnya. Dua bulan kemudian, majikannya sangat kaget ketika tiba di rumah. Semua barang berharga mereka habis terkuras. Yati lenyap. Rupanya ia adalah anggota sindikat perampok yang beraksi dengan bepura-pura menjadi pembantu. Wajahnya tulus, namun hatinya bulus!

Sulit mencari orang berhati tulus. Langka, tetapi sangat berharga.
  Waktu mencari pengganti Yudas, para murid tidak mencari orang hebat. Belajar dari pengkhianatan Yudas, mereka sadar bahwa faktor terpenting yang harus ada dalam diri seorang murid adalah ketulusan
hati. Namun siapa yang bisa mengenal isi hati? Tuhan! Mereka pun lantas berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih" (ayat 24). Soal hati itu perkara penting. Percuma menjadi orang berprestasi apabila tanpa
ketulusan hati. Akhirnya, Tuhan memilih Matias, tokoh yang tidak terkenal. Namanya tak pernah muncul dalam kitab Injil maupun surat Rasuli. Ia bekerja dibalik layar. Namun, ketulusan hatinya membuat Tuhan berkenan.

Orang yang tulus hati membuat rencana tanpa intrik. Berbicara tanpa
  melebih-lebihkan. Memberi bantuan tanpa pamrih. Menampilkan diri apa adanya tanpa berusaha terlihat suci. Ia benci kemunafikan dan kepalsuan. Seperti itukah Anda? Apakah Anda dikenal sebagai orang yang tulus hati?

Tanpa hati yang diwarnai ketulusan

Anda tidak bisa membuat Allah terkesan

    Kisah 1:15-26

15. Pada hari-hari itu berdirilah Petrus di tengah-tengah
    saudara-saudara yang sedang berkumpul itu, kira-kira seratus dua
    puluh orang banyaknya, lalu berkata:
16  "Hai saudara-saudara, haruslah genap nas Kitab Suci, yang
    disampaikan Roh Kudus dengan perantaraan Daud tentang Yudas,
    pemimpin orang-orang yang menangkap Yesus itu.
17  Dahulu ia termasuk bilangan kami dan mengambil bagian di
    dalam pelayanan ini."
18  --Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah
    kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah
    sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar.
19  Hal itu diketahui oleh semua penduduk Yerusalem, sehingga
    tanah itu mereka sebut dalam bahasa mereka sendiri "Hakal-Dama" ,
    artinya Tanah Darah--.
20  "Sebab ada tertulis dalam kitab Mazmur: Biarlah
    perkemahannya menjadi sunyi, dan biarlah tidak ada penghuni di
    dalamnya: dan: Biarlah jabatannya diambil orang lain.
21  Jadi harus ditambahkan kepada kami seorang dari mereka yang
    senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus
    bersama-sama dengan kami,
22  yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus
    terangkat ke sorga meninggalkan kami, untuk menjadi saksi dengan
    kami tentang kebangkitan- Nya."
23  Lalu mereka mengusulkan dua orang: Yusuf yang disebut
    Barsabas dan yang juga bernama Yustus, dan Matias.
24  Mereka semua berdoa dan berkata: "Ya Tuhan, Engkaulah yang
    mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau
    pilih dari kedua orang ini,
25  untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang
    ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar
    baginya."
26  Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena
    undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada
    bilangan kesebelas rasul itu.

 
 
Home | Profil | Akademik | E-Learning | Informasi | Forum | Hubungi kami |
 
Copyright 2007, STTB The Way, All Rights Reserved
Web developed by Viracle, Inc